EMOSIONAL


Naskah ini sudah seperti anakku juga, jadi apapun itu jika untuk kebaikannya lakukan saja - (Senin, 28 Agustus 2017, 5:24 PM)

Hari ini salah satu penulis yang saya dampingi menyelesaikan naskahnya. Setelah dua bulan lebih berkutat dengan saya yang selalu menuntut untuk lebih baik dan lebih detail. Menghadapi segala keriwilan masing-masing dan tak jarang berbeda pendapat. Naskahnya saya nyatakan lolos hari ini.

Saya paham dia mengerjakan naskah ini bertahun-tahun jauh sebelum bertemu saya. Berkali-kali mengatakan bahwa dia jenuh, dan berkali-kali saya katakan pula bahwa tinggal selangkah lagi agar naskah ini bisa dinikmati pembaca yang lebih luas. Tidak seperti penulis lain yang berhadapan dengan saya, yang membawa revisi naskahnya secara utuh. Dia membawakan setiap revisi dalam potongan-potongan bab, membuat saya lebih detail memperhatikan tokoh maupun plot. Bakhan lebih detail dalam beragumen. Membuat saya terikat lebih dalam dengan cerita yang ditulisnya. Membuat saya juga menjadi pemilik dari cerita yang ditulisnya. Membuat ikatan emosional yang jauh lebih erat saya rasakan, bahkan dia sendiri mungkin tidak merasakannya. He's a great story teller. He did a great job.

Hari ini saya menyatakan lolos untuk naskahnya, membawanya ke tahap lanjutan untuk dipoles lebih baik dengan perbaikan ejaan ataupun tanda baca, lalu dipercantik dengan tata letak dan sampul. Hari ini saya melepas satu lagi anak saya. Meskipun si penulis akan membuat sekuel dari cerita ini, tetapi saya tidak tahu kapan saya bisa bertemu lagi dengan cerita ini. Bahkan saya tidak tahu apakah saya masih mampu mendampingi cerita itu, mendampingi kembali si penulis yang saya tahu akan menjadi besar.

Berkali-kali saya yakinkan diri, bahwa saya mampu mendampinginya lagi. Tapi saya pun berkali-kali meyakinkan diri bahwa suatu saat mungkin cerita ini akan lepas dari saya. Bertemu dengan orang-orang yang lebih baik, yang membuatnya lebih besar dan lebih bermanfaat. Ketika saat itu datang, saya harus siap untuk melepaskannya. Tidak, bukan hanya harus siap tetapi saya harus yakin untuk melepaskannya.

Cerita ini menjadi petualangan menantang bagi saya yang baru memulai, menjadi pembelajaran besar untuk tumbuh lebih baik, dan menjadi ikatan yang entah seerat apa nantinya. Sama seperti orangtua lainnya, saya ingin anak saya tumbuh lebih baik. Tidak hanya dinikmati sebagai bacaan menghibur, tetapi juga menjadi cerminan diri untuk lebih baik, menjadi inspirasi untuk melakukan kebaikan. 

Hey you, thanks for the adventure. see you (again)!

You Might Also Like

0 comments