Another Big Step

by - September 10, 2014

4 September 2014 (Jakarta-Dubai-Cairo)

Dalam dingin dan keringnya udara di dalam pesawat, aku menulis ini untukmu. Kamu yang tak pernah dekat denganku juga tak pernah jauh denganku. Aku yang diam-diam merindukanmu, dan kamu yang diam-diam merindukanku pula.
Bisa kau bayangkan hatiku berdebar kencang saat menulis ini. Ya, aku gugup sekaligus senang. Pergi ke tempat jauh, meninggalkan yang mencintaiku, berjuang untuk membuat diri ini makin dewasa. Tempat yang hanya bisa kulihat dari gambar yang bisa diunduh di laman internet, dalam beberapa jam akan ku tapaki. Andai kau bersamaku saat ini, aku bertaruh bahwa aku akan menggenggam tanganmu erat-erat untuk menyembunyikan segala gugup yang menghambur kepadaku. Dan aku bertaruh kau akan tertawa terbahak-bahak di sampingku.
I dare to dream big. Itu salah kalimat yang diajarkan beberapa sahabatku. Aku belajar dari mereka untuk berani bermimpi besar, berani bermimpi setinggi langit bahkan seluas jagad raya. Aku yakin kau pun begitu. Kau memiliki mimpimu dan aku dengan mimpiku. Ingin rasanya aku berada di sampingmu, menemanimu berjalan menggapai semuanya. Menggenggam tanganmu ketika kamu gugup, ketika kamu takut, ketika kamu butuh kekuatan. Ingin rasanya pula kau ada di dekatku saat aku menggapai mimpiku. Aku ingin membaginya bersamamu.
Kairo hanya salah satu langkahku, menuju mimpi lainnya. Aku sama seperti manusia lain, tak puas hanya dengan satu mimpi. Tetapi jika itu menyangkut dirimu, rasanya akan lebih dari cukup. Aku pergi tidak untuk meninggalkanmu, aku membuat satu langkah lebih lebar untuk menemuimu di puncak.

Aku merindukanmu

You May Also Like

0 comments