Bodoh

by - December 10, 2011

"Seberapa penting aku?"
Itu adalah pertanyaan yang sangat kekanakan. Tapi aku mempertanyakannya.

"Siapa aku bagimu?"
Seakan aku tak percaya padamu bahwa aku berarti. Tapi aku masih saja mempertanyakannya.

"Aku lelah dengan semua orang yang memanfaatkanku"
Aku mengeluh, lagi dan lagi. Ini kekanakan bukan?

"Aku ingin dirindukan tanpa alasan"
Tapi alasan itu selalu ada disetiap hal bukan? Aku bodoh kalau menginginkan itu.

Lalu kau berkata,
"Hentikan pertanyaan-pertanyaan bodohmu itu. Kau penting."

Aku menangis tanpa suara dan air mata. Agar kau tak pernah tahu bahwa aku bersyukur mendengarnya.

You May Also Like

0 comments